Pages

Jumat, 15 Februari 2013

Cara-cara Tak Biasa dan Aneh yang Diyakini Bisa Bikin Umur Panjang

Cara-cara Tak Biasa yang Diyakini Bisa Bikin Umur Panjang
Siapa yang tidak ingin hidup lama dan panjang umur? Sepertinya semua orang ingin hal ini, karena itu beberapa cara aneh dan tak biasa kerap dilakukan demi memperpanjang usia.

Biasanya orang disarankan memiliki pola hidup sehat dan tidak merokok jika ingin panjang umur. Tapi di masa lalu dan sekarang orang mencoba metode berbeda agar bisa memperpanjang umurnya, beberapa cara bahkan terkesan lebih menyenangkan dibanding cara yang ada saat ini.

Berikut ini cara-cara tak biasa yang dilakukan agar berumur panjang, seperti dikutip dari Listverse, Jumat (15/2/2013) yaitu:


1. Membuat dirinya kelaparan

CR Society adalah sekelompok orang yang berdedikasi memperpanjang hidup dengan pola diet mengurangi kalori. Diet ini menunjukkan efek resistensi insulin yang lebih rendah dan mengurangi tekanan darah.

Masyarakat Okinawa yang terkenal dengan usianya yang panjang melakukan praktek pembatasan kalori sebagai bagian budaya yang dikenal dengan hachi bu hara, yaitu berhenti makan sebelum kenyang dan hanya mengonsumsi 1.200 kalori per hari.


2. Belajar bahasa

Otak yang berfungsi dengan baik adalah kunci hidup lama dan bahagia. Sejumlah studi menunjukkan bisa berbicara 2 atau lebih bahasa secara signifikan memperlambat timbulnya demensia dan Alzheimer. Hal ini tentu saja dapat memperbaiki kualitas hidup dan membuat usia lebih panjang.


3. Hidup di gunung

Orang yang tinggal di pegunungan akan hidup lebih lama yang mana laki-laki dan perempuan bisa mencapai usia 100 tahun. Bahkan jika seseorang hidup di lereng gunung juga turut mempengaruhi perpanjangan usia, karena orang tersebut harus menanjak atau berjalan kaki sehingga bisa sambil olahraga dan dapat melihat pemandangan indah setiap hari.


4. Religius

Banyak penelitian menunjukkan korelasi positif antara keyakinan agama dan kesehatan yang baik. Bahkan dalam meta analisis yang dilakukan secara independen oleh Michael E. McCullough dari National Institute for Healthcare Research menemukan angka kematian lebih tinggi terjadi diantara kelompok yang anti-agama.


5. Terapi gen

Ilmuwan dari Spanish National Cancer Research Center berhasil memperpanjang umur dari tikus dewasa sebanyak 24 persen melalui terapi gen. Dengan mengubah gen dari tikus maka bisa memberikan kehidupan yang lebih panjang.

Meski begitu cara ini belum bisa diterapkan pada manusia, karena masih membutuhkan penelitian lebih lanjut untuk melihat dampaknya.


6. Menjadi orang kaya

Kekayaan dan hidup sehat serta panjang umur secara positif berkorelasi di seluruh dunia. Hal ini mengacu pada negara miskin memiliki harapan hidup lebih rendah karena diduga memiliki penghasilan yang kurang untuk perawatan kesehatan.

Selain itu di dalam negara-negara kaya ditemukan orang kaya cenderung hidup lebih lama daripada orang miskin.


7. Menjadi orang yang serius

Longevity Project yaitu studi yang menganalisis selama 80 tahun sejak 1921 terhadap 1.500 anak menemukan informasi yang mengejutkan, yaitu anak-anak yang riang, memiliki rasa humor dan beruntung akan menjalani hidup lebih pendek daripada orang yang serius dan bijaksana.

Hal ini tentu mengacaukan temuan sebelumnya bahwa kebahagiaan dan kesehatan berjalan beriringan. Mungkin hubungannya didapat karena orang akan menjadi senang jika dirinya sehat.


8. Konsumsi obat

Kemajuan teknologi membuat orang berupaya menemukan obat agar bisa perpanjang usia. Salah satu obat yang dianggap bisa perpanjang usia adalah rapamycin, ini berdasar studi yang dilakukan David E Harrison pada jurnal Nature tahun 2009 dengan hewan percobaan tikus.

Dengan hasil ini menunjukkan bahwa menciptakan pil untuk tingkatkan harapan hidup bukanlah mimpi yang mustahil.


9. Menumbuhkan bagian tubuh yang baru

Selama bertahun-tahun dokter berhasil menumbuhkan kulit baru, dan kini berkembang ke organ lain yang rumit seperti jantung dan kandung kemih. Hal ini memungkinkan jika hanya salah satu organ tubuh yang gagal, maka hidup seseorang masih bisa diperpanjang dengan cara menumbuhkan organ yang gagal tersebut.

Keuntungan dari teknologi ini adalah menggunakan jaringan dari sel tubuh pasien sendiri sehingga tidak ada risiko penolakan. Meski belum semua organ tubuh bisa ditumbuhkan oleh peneliti.


10. Menjadi relawan

Studi panjang hampir 30 tahun yang dilakukan oleh Corporation for National and Community Service menemukan menjadi relawan bisa meningkatkan harapan hidup seseorang secara signifikan, terutama jika dilakukan setulus hati.

Bukan hanya itu, menjadi relawan juga membangun jaringan sosial yang lebih luas dan berteman dengan orang yang sudah berusia tua turut membantu Anda hidup lebih lama.

-Vera Farah Bararah - detikHealth












0 komentar:

Posting Komentar